Jumat, 23 Januari 2009

Nanda...
Cerianya kau bermain
Duniamu yang penuh warna ajaklah aku ke sana
nanda
kelak jangan kau terlena
langkah kecilmu menapak masa
dinanti jerat dan dosa

jujurlah kau bertutur sapa
hingga kau kan dicinta
hidupkan lentera jiwa
arungi samudra dunia

gantungkan cita-citamu
setinggi bintang-bintang di angkasa
gantungkan cita-citamu

wake up...wake up...
every body wake up

(diambil dari Lirik Gradasi-Nanda)

Yooo...Assalamualaikum...
Sudah lama gak nongol n ngoprek blog...
Insya Allah...mulai saat ini...
saya akan rutin tiap minggu ngoprek nih blog...
isinya bisa macem-macem dah...
tunggu aja...

(NB: ini tulisan lebih buat diri saya sendiri sih...n___n)

Minggu, 02 November 2008

Harapan...dan Keihkhlasan...

Jumat, 26 September 2008

Semua manusia pasti punya harapan.Seorang anak punya harapan untuk menjadi anak yang soleh/solehah bagi orang tuanya.Seorang pelajar punya harapan untuk bisa mendapatkan nilai bagus di ujian.Seorang bayi pun punya harapan untuk diberi kasih sayang oleh orang tuanya.Kita memang dianugrahi karunia untuk bisa memiliki harapan.

Dengan memiliki harapan itu, kita berusaha untuk merangkai benang merah kehidupan agar apa yang kita harapkan dapat tercapai.Seabrek rencana lengkap dengan target-targetnya sudah disiapkan sematang mungkin.Kita pun berjuang mati-matian, mengerahkan waktu dan tenaga hanya agar harapan itu bisa diwujudkan. Pada akhirnya, hidup kita pun akan memiliki arah dan akan menjadi lebih berarti.

Namun, kawan... Pernahkah kalian merasa gelisah ketika terbayang bahwa harapan itu tidak tercapai meski sudah mengerahkan usaha maksimal???
Contoh yang bagus adalah apa yang baru saja saya alami.Tiga hari yang lalu, saya menjalani ujian sarjana.Tidak diragukan lagi, pasti semua orang akan beranggapan bahwa ini adalah momen penting bagi siapa pun yang mengalaminya.Saya sudah mengerahkan effort yang tidak sedikit dan tidak mudah untuk mempersiapkan ujian itu.

Tapi apa yang terjadi, Kawan...Setelah ujian itu dimulai, saya merasa bahwa semua yang saya persiapkan dengan bersusah payah tidak ada gunanya.Apa yang keluar di soal ujian sama sekali berbeda dengan apa yang saya pelajari selama persiapan.Setelah ujian selesai, saya merasa sia-sia...

Saat itu saya mengalami kegelisahan yang luar biasa. Terbayang apa yang sudah saya kerjakan selama ujian. Banyak sekali pertanyaan yang tidak terjawab dengan baik.Terbayang apa yang sudah saya kerjakan selama persiapan. Seperti sia-sia saja tidak tidur beberapa malam.Terbayang apa yang terjadi kalau saya tidak lulus...dan saya tidak mungkin lulus kalau membayangkan hasil ujiannya.Semua bayangan itu membuat pikiranku kacau dan hati semakin gelisah.

Kemudian, saya berjalan ke masjid untuk dengan maksud untuk shalat ashar dan mengadukan semua yang saya alami seharian itu kepada Allah.Setelah shalat, saya benar-benar merenungi kejadian di hari itu.Sungguh...Allah Maha Pemurah...Di dalam hati, aku berkata..."Udah...ikhlaskan saja yang sudah terjadi...sekarang kamu udah gak bisa berbuat apa-apa lagi..."

Dan seketika itu pula, kegelisahan dalam hati berkurang..."Ikhlaskan saja...jangan diingat-ingat yang udah lewat...keputusan apa pun yang Allah tentukan pasti itu yang terbaik untukmu..."Kegelisahan pun semakin menghilang setiap menyebutkan kata "IKHLAS"...
Namun, apakah harapan itu sudah hilang...???Ternyata belum...saya masih tetap berharap dapat lulus pada ujian ini.Walaupun kecil kemungkinannya, harapan itu tetap saya pelihara di dalam hati..."Jangan pernah berputus asa dengan Rahmat Allah...!!!" Ini yang ada dalam benak saya waktu itu.Sekecil apapun harapan, tetap harus dipelihara.

Dengan harapan itu, muncul motivasi untuk melakukan usaha terakhir, yaitu "BERDOA"...Usaha yang bisa dilakukan waktu itu hanya berdoa di waktu yang tersisa.Berdoa memohon diberikan keikhlasan, kebaikan, dan kekuatan untuk menerima setiap keputusan."Hanya Allah-lah tempat bergantung semua harapan"Dan pada akhirnya, ternyata saya dinyatakan lulus.

Ingat, Kawan...Jangan pernah menghilangkan harapan dalam hatimu...sekecil apa pun itu, peliharalah...Kemudian lanjutkan dengan usaha untuk mewujudkannya...dan sertai dengan keihklasan agar hati kita selalu diberi ketenangan oleh Allah SWT...Terbukti, disaat kita memiliki harapan, kemudian berusaha maksimal, dan ikhlas dengan semua jerih payah yang sudah dilakukan...Insya Allah...Allah pasti akan mewujudkan harapan kita.
Kita ini makhluk yang sangat lemah, Kawan...Hanya kepada Allah SWT saja lah kita bergantung...

Minggu, 15 Juni 2008

I'm Baaack...I'm Baaack...Ooohh, My Baaack !!!

I'm baaaaack...!!!
Huaaahhh...
Akhirya, seminar Tugas Akhir telah kulalui...
Legaaaaa.....
serasa hidup menjadi ringan seperti kapas...halah berlebihan...
cuma, gara2 udah selesai TA...mulai kambuh deh penyakit malesnya, hehehe...

Yap...tidak terasa empat tahun sudah masa kuliahku terlewati...
Sekarang aku sudah dipeghujung masa menjadi mahasiswa...
Apa yang sudah aku dapatkan???

Buanyaaaaakkkk banget...
Tujuan hidup...
Kemampuan komunikasi dan bersosialisasi...
dan tentu saja SAHABAT...!!! -The Greatest thing I ever had-

Di masa kuliah juga aku banyak belajar untuk dapat mengendalikan emosi...
memantapkan tujuan hidup...
Menyeimbangkan antara dunia dan akhirat...-masih dalam proses =D-

Bung, mbak!!!...Dunia itu hanya singgahan sesaat...
Ambil secukupnya, untuk bekal perjalanan berikutnya...
Berikan sisanya untuk orang lain yang membutuhkan bekal melanjutkan perjalanannya...
Jangan biarkan anak keturunanmu terlena dengan kenikmatan yang sesaat itu...

-Sederhana, Bersahaja dan Bahagia-

Jumat, 23 Mei 2008

Kenapa Harga Minyak Naek Indonesia Kok Repot???


Jumat, 23 Mei 2008

Hhheeeuuuhhh... Indonesia nih, bener2 nggemesin.
Gara-gara harga minyak mentah dunia naek, Indonesia kalang kabut.
BBM naek lah, trus ongkos transportasi naek juga...abis tu akibatnya harga2 bahan pokok naek lah...
Akhirnya mahasiswa2 dan rakyat Indonesia pada demo lah...ujung2nya rusuh deh... =(

Permasalahan ini memang kompleks...
So, perlu dilihat dari berbagai sudut pandang.

Pertanyaan pertama, kenapa harga minyak mentah naik kok Indonesia yang repot???
Bukannya dari SD juga sering dikasih tau kalo Indonesia itu negara yang kaya minyak bumi...
Saya pikir publik perlu tahu akan hal ini, sehingga mereka bisa mengambil langkah solutif sendiri...
Daripada hanya sekedar mengeluhkan keadaan dan mencari kambing item.
Perlu edukasi publik untuk memperjelas masalah yang menyangkut kepentingan bangsa.

Jadi, minyak mentah Indonesia ini banyak dieksplorasi sama perusahaan asing, yang hasi eksplorasinya langsung dikirm ke negaranya masing2...
Indonesia dapet apa???
Cuma bagi hasil aja antara pemerintah sama perusahaan asing itu.
Jadi, kebahagiaan akibat booming harga minyak yang dirasain negara2 Timur Tengah gak dirasain tuh sama Indonesia...malah sebaliknya.
Indonesia menjadi kalang kabut begitu harga minyak dunia naik,,,karena saat ini Indonesia mengimpor minyak mentah sekitar 4 ratus ribu barrel per hari.
Lumayan nih duit yang mesti dikeluarin. Dengan begitu, biaya operasi pengolahan minyak mentah jadi bensin dkk. melonjak.
Semuanya pasti tau kan, yang ngolah minyak mentah di Indonesia itu adalah PT. Pertamina (persero) yang merupakan perusahaan BUMN.
Yang pasti belum semuanya tau, bahwa semua ongkos operasi Pertamina itu ditanggung pemerintah.
Oleh sebab itu, pemerintah harus menanggung beban kenaikan ongkos produksi minyak mentah menjadi bensin dkk.
Kalo pake logika dagang, ongkos produksi naek pasti harga dagangannya dinaekin juga kan...
Nah...apesnya pemerintah Indonesia, harga produk minyaknya susah untuk dinaekin.
Kenapa??? Karena, kebanyakan penduduk Indonesia adalah warga mengeah ke bawah. Penduduk kalangan ini punya daya beli yang sangat-sangat terbatas. Oleh karena itu, sejak dahulu kala, pemerintah ngasih subsidi ke mereka supaya tetep bisa menikmati Bahan Bakar Minyak (BBM) dan bahan pokok lainnya dengan harga yang terjangkau oleh mereka.

Nah...akhirnya pemerintah Indonesia kepentok sama kondisi yang dibuatnya dulu.
Maksud pemberian subsidi ini baik sebenernya, cuma karena kelamaan...lama2 bangsa Indonesia jadi bangsa yang konsumtif, dan tidak tahan dengan perubahan keadaan.
Makanya, pemerintah sekarang ribet...
Naekin BBM...pasti ribut...
Tapi mau apa lagi...
Kalo gak dinaekin...Anggaran Belanja Negara bakal kesita semua ke subsidi BBM. Makin negatif aja anggarannya.
Udah mah banyak disedot sama koruptor...

Ini saya memandang dari sudut pandang pemerintah yang terjepit harus menaikkan harga BBM.
Sebenernya, salah pemerintah sendiri sih...
Kemungkinan besar, waktu ngambil kebijakan tentang sektor migas, si Pengambil Kebijakannya itu orang yang gak ngerti tentang bidang ini.
Atau, orang yang ngambil kebijakan ini adalah orang yang pengen kaya sendiri pake cara cepet...

Ahhh...gak tau lah...mana yang bener...
Yang jelas...Saudara2 sebangsa dan setanah air...
Jangan pernah menyerah dengan keadaan.
Jadilah lebih kreatif untuk mengalahkan kesulitan yang kita alami saat ini.

Mari Bangun Indonesia Menjadi Lebih Baik.
Demi Anak Cucu Kita.

Senin, 19 Mei 2008

AKU TAHU LAGI KELEMAHANKU...!!!

Subhanallah...
Aku diberikan dosen pembimbing yang sama2 hebatnya. Kedua-duanya bisa dan mau memberi tahu apa kekuranganku. Yang pertama dosen pembimbing penelitian...yang kedua dosen pembimbing tugas Pra-Rancang Pabrik.

Beliau bilang begini, "Saya sering sekali menerima keluhan dari alumni2 tentang lulusan ITB sekarang. Katanya, kalo untuk masalah itung2an, anak ITB gak diragukan lagi...tapi, untuk masalah2 yang sifatnya pengetahuan umum, nol banget. Makanya pas seleksi kerja, kalo cuma tes tulis aja pasti lulus, tapi pas di tes wawancara pada rontok semua....Kelemahan kalian tuh itu, gak bisa kurang memerhatikan lingkungan luar dan kurang kritis."

Ya...aku akui. Aku agak lemah di situ. Tapi, tidak ada kata terlambat untuk belajar.
Aku adalah orang yang selalu senang belajar.
Terutama belajar tentang kehidupan.
Dari siapapun...walopun yang mengajariku adalah anak kecil pengamen di Simpang Dago.

Yup, mulai detik ini, aku akan belajar untuk menjadi kritis terhadap permasalahan2 di sekitar.
Intinya bukan supaya gampang diterima kerja,
tapi justru untuk memberikan solusi terhadap permasalahan itu.

Yuk...Para calon pemimpin!
Biasakan bertanya "Ada Apa Sebenarnya Dibalik Semua Ini?" =)

Jumat, 16 Mei 2008

Bayangan Daftar Passing Grade PTN 2007

Assalmualaikum...

Buat temen2 yang membutuhkan daftar passing grade, buat perkiraan pemilihan jurusan, saya tampilin sebagian yang saya tau. Semoga bermanfaat. =)

ITB:
  1. Teknik Kimia : 52.85
  2. STEI : 51.67
  3. Teknik Industri : 50.96
  4. Sekolah Farmasi : 47.98
  5. Teknik Mesin : 45.45
  6. Arsitektur : 44.48
  7. FTTM : 43.58
  8. FTSL : 43.54
  9. Penerbangan : 40.74
  10. Teknik Fisika : 39.78
  11. Teknik Material : 38.86
  12. Planologi : 37.35
UNPAD :
  1. Manajemen : 48.58
  2. Hukum : 48.16
  3. Akuntansi : 47.10
  4. Ekonomi Pembangunan : 46.70
Maap nih, gak semuanya ditampilin. Cuma jurusan2 yang direkomendasiin etos. Buat universitas yang laen, nti deh saya scan dulu draftnya. Soalnya, capek ngetiknya satu2...hehehe =D

Semoga Allah memberikan petunjuk saat kita memilih sesuatu untuk hidup kita !!!

Senin, 12 Mei 2008

I HAVE CHANGED...!!!! Do Everything With Passion...


Senin, 12 Mei 2008

Seminggu belakangan ini, suasana hatiku selalu mendung.
Gak tau...rasanya aku ini orang tersetress sedunia.
Aku pikir karena pekerjaanku yang banyak...
Seleksi etos-lah...pembinaan etos 2007-lah...Tugas Rancang Pabrik yang udah deket ke deadline-lah...ato Penelitian-ku yang agak terbengkalai...
Smuanya menggelayuti pikiranku...
Bikin gatiku selalu berdebar-debar...kurang konsentrasi...dan selalu bertanya, "Ada apa sih sama diriku???"

Benarkah semuanya karena beban pekerjaanku yang begitu banyak???
Ternyata jawabnnya tidak...Tidak sama sekali!!!

Bukan karena pekerjaan yang bikin hidupku serasa berat belakangan ini.
Mau tau apa???

Sore harinya, aku bertemu dengan orang yang sebenarnya paling tidak ingin aku temui.
Dia adalah dosen pembimbing penelitianku.
Inginnya aku menghindar saja, karena selama ini penelitianku agak terbengkalai.

Tapi, aku gak bisa lari terus-terusan.
Masalah harus dihadapi.
I'm a Man!!!
Aku siap menerima apa pun konsekuensinya.

Setelah bertemu dengan Beliau, aku merasa bersyukur sekali. Aku diingatkan akan kelemahanku sebagai seorang manusia.
Beliau bilang begini, "Kamu itu Gak Punya MOTIVASI Kerja!!! Gak ada dorongan untuk menghasilkan yang terbaik!!!".

Perkataanya itu membuatku tertohok. Aku merasa selama ini, tugas2 yang aku terima aku kerjakan sebaik2nya. Aku kira, aku sudah cukup berusaha...ternyata belum. Usahaku belum maksimal, sehingga ada orang yang bilang kalo aku ini gak serius dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Aku akui, memang begitulah aku. Banyak sekali waktuku yang belum aku manfaatkan secara maksimal.

But, NOW, I've CHANGED!!!

Aku mengerti, dan aku telah berubah.
Kata2 Beliau akan selalu terpatri di hatiku, sampai kapan pun.
Sampai aku menerima sebuah pekerjaan besar untuk kepentingan orang banyak.

AKU AKAN MELAKUKAN SEMUA PEKERJAANKU DENGAN "PASSION"...
Keinginan untuk menghasilkan yang terbaik dengan usaha yang terbaik!!!

Setelah mengetahui ini, semua beban yang ada di pikiranku hilang.
Ternyata, yang membuatku selam ini begitu merasa depresi adalah tidak adanya motivasi dalam setiap yang aku kerjakan.

Aku bersyukur mengetahui ini...